-

Hukumonline Kembali Gelar PKPA Online, Yuk Segera Daftar

Hukumonline kembali menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) online. Rencananya, PKPA online batch II ini akan digelar pada 29 Juni–23 Juli 2020. PKPA secara online ini dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) meluas lagi di Indonesia.

Seperti penyelenggaraan sebelumnya, PKPA Online Batch II ini juga digelar hasil kerja sama antara Hukumonline, Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) dan Fakultas Hukum Universitas Yarsi. Penyelenggaraan PKPA secara virtual untuk mencegah merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia.

Penyelenggaraan PKPA secara online ini merupakan salah satu wajah perubahan praktik hukum di Indonesia. Perubahan lainnya adalah saat sebelum masa pandemi, sidang dilakukan secara offline di dalam ruangan. Sedangkan saat masa pandemi persidangan berubah melalui telekonferensi atau secara virtual. (Baca: Pertama Kali, PKPA Online Kelas Nasional Bersama Hukumonline)

Untuk lebih jelas informasi mengenai PKPA Hukumonline, yuk daftar langsung di sini atau hubungi (WA) 081296032095 atau email [email protected] Up. Denada karena tempat terbatas!

Atas dasar itu, materi PKPA yang akan disampaikan tidak hanya berkaitan dengan teori dasar saja, materi berkaitan dengan hukum acara dan litigasi juga menjadi materi wajib yang diikuti para peserta. Selain itu juga terdapat materi non-litigasi seperti perancangan dan Analisa kontrak, pendapat hukum (legal opinion) dan uji kepatutan dari segi hukum (legal due diligence) serta organisasi perusahaan termasuk penggabungan (merger) dan pengambilalihan (acquisition).

Materi pendukung atau keterampilan hukum dengan substansi antara lain, teknik wawancara dengan klien, penelusuran hukum dan dokumentasi hukum dan argumentasi hukum (legal reasoning) juga masuk dalam PKPA Online Batch II ini. Bahkan yang berbeda dari tempat PKPA lain, PKPA di Hukumonline terdapat materi tambahan dengan substansi cyber law, kewajiban pro bono bagi advokat dan legal innovation agar peserta bisa mengikuti perkembangan teknologi yang semakin menerpa.

“Setelah sukses melaksanakan PKPA Online untuk pertama kalinya, Hukumonline kembali membuka pendaftaran bagi para calon advokat untuk bergabung dalam PKPA Online Hukumonline di bulan Juni ini. Sebagai perusahaan yang sudah 20 tahun bergerak di bidang media dan analisa data hukum secara online, kami menyelanggarakan metode pembelaran dengan platform mutakhir, pengajar yang berkualitas dan interaksi yang efektif antara peserta dan pengajar, kata Direktur Bisnis Hukumonline Jan Ramos Pandia.

Tidak hanya mengedepankan kualitas dari pengajar dan materi ajar. Sebagai penyelenggara, Hukumonline juga menjaga kualitas interaksi peserta di kelas PKPA Online dengan cara membatasi jumlah peserta dalam satu kelas. “Kami membatasi jumlah peserta untuk memaksimalkan kualitas interaksi dan kami juga melakukan kurasi yang serius terhadap para pengajar yang merupakan praktisi dan akademisi hukum Indonesia,” ujar Ramos.

Ia menuturkan, saat ini ketika pandemi wabah Covid-19 masih berlangsung, pelaksanaan kelas secara online menjadi pilihan tepat. Hukumonline beserta PERADI dan FH Universitas Yarsi akan terus berkomitmen menyelenggarakan PKPA Online dengan menghadirkan pengajar-pengajar terbaik di bidangnya masing-masing. “Melalui PKPA Online ini maka jarak tidak lagi menjadi tantangan, cukup di rumah masing-masing maka para calon advokat dapat mengikuti PKPA Online Batch II dari Hukumonline dan memperoleh ilmu dari pengajar-pengajar terbaik di bidangnya,” kata Ramos.

Peserta kelas PKPA secara online ini juga akan dibekali dengan akses secara gratis ke Pusat Data Hukumonline selama 3 (tiga) bulan. Koleksi Pusat Data Hukumonline mencakup lebih dari 100.000 peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan. (Baca: Ikut Kelas Online PKPA Hukumonline Dapat Bonus 3 Bulan Akses ke Pusat Data Hukumonline)

Untuk lebih jelas informasi mengenai PKPA Hukumonline, yuk daftar langsung di sini atau hubungi (WA) 081296032095 atau email [email protected] Up. Denada karena tempat terbatas!

BACA JUGA